PRINSIP UTAMA
Pendek itu bukan soal jumlah kata, tapi ketajaman pesan.
Tulisan singkat berarti: 1 ide → 1 emosi → 1 pesan
Terlalu banyak ide dalam satu tulisan justru membuat pesan jadi kabur. Panjang, tapi tidak berkesan.
FUNDAMENTAL #1 — Tentukan 1 KALIMAT INTI
Sebelum menulis, tanyakan pada diri sendiri:
"Kalau pembaca hanya mengingat satu hal dari tulisan ini, apa yang saya ingin mereka ingat?"
Contoh:
- "Konsisten lebih penting dari mahir."
- "Menulis dengan buruk adalah bagian dari proses belajar."
Kalimat inti ini menjadi tulang punggung tulisan kamu.
FUNDAMENTAL #2 — Tulis Seperti Berbicara
Bayangkan kamu sedang berbicara dengan seseorang yang kamu kenal.
Terlalu formal:
"Konsistensi merupakan faktor krusial dalam pencapaian hasil yang optimal."
Lebih natural:
"Yang membuat kita berkembang bukanlah kepintaran, tapi konsistensi."
Jika terdengar aneh saat diucapkan, maka kalimat itu perlu disederhanakan.
FUNDAMENTAL #3 — Potong Tanpa Ragu
Tulisan yang kuat biasanya:
- Lebih banyak dipotong
- Lebih sedikit ditambahkan
Cara mengedit:
- Hapus kata yang tidak perlu: sangat, sekali, adalah, yang, untuk
- Gabungkan kalimat yang serupa
Contoh:
Sebelum: "Hal ini sangat penting sekali untuk diperhatikan."
Sesudah: "Ini penting."
FUNDAMENTAL #4 — Manfaatkan Jeda
Jeda baris bukan sekadar spasi. Ini adalah alat untuk memberi penekanan.
Contoh:
Saya sering menunda menulis.
Bukan karena sibuk.
Tapi karena takut.
Jeda membuat tulisan lebih mudah dibaca dan diingat.
FUNDAMENTAL #5 — Tunjukkan, Jangan Jelaskan
Menjelaskan perasaan:
"Saya merasa takut dan tidak percaya diri."
Menunjukkan melalui situasi:
"Kursor berkedip. Saya hapus lagi. Dan lagi."
FUNDAMENTAL #6 — Akhiri dengan Kuat
Penutup yang berkesan biasanya berupa:
- Kesimpulan yang tajam
- Pertanyaan untuk refleksi
- Kalimat yang membalik perspektif
Contoh:
- "Masalahnya bukan tentang mampu atau tidak. Tapi tentang mau atau tidak."
- "Apa yang sebenarnya membuat kamu menunda?"
FORMAT DASAR TULISAN SINGKAT
Struktur sederhana yang bisa kamu gunakan:
- Pembuka yang menarik perhatian (1-2 baris)
- Isi atau cerita (3-5 baris pendek)
- Penutup yang kuat (1 baris)
Total: 6-9 baris sudah cukup untuk menyampaikan pesan.
LATIHAN PRAKTIS
Ambil tema: rasa takut saat akan menulis
Tantangan:
- Maksimal 60 kata
- Tanpa menggunakan kata "menulis", "takut", atau "jelek"
Contoh:
Kursor berkedip lama.
Saya buka tutup aplikasi catatan.
Bukan karena kehabisan ide.
Tapi karena ingin terlihat cerdas.
Padahal yang dibutuhkan hanya memulai.
CHECKLIST SEBELUM POSTING
Sebelum mempublikasikan tulisan, tanyakan:
- Apakah ada satu pesan yang jelas?
- Apakah bisa dipahami dalam sekali baca?
- Apakah ada jeda yang memudahkan pembacaan?
- Apakah tulisan ini terasa jujur?
Jika jawabannya ya, tulisan siap dipublikasikan.
Lanjut baca: